School Workshop 1 : Kalimat Positif vs Kalimat Pujian

“Wah kamu pintar ya”, “Good job nak”, “Hebat deh kamu”, “Wow bagus sekali” kira-kira begitulah kalimat pujian yang sering dilontarkan orangtua kepada anaknya, termasuk juga Saya kepada R. Biasanya, Saya memuji R ketika dia berhasil melakukan sesuatu, atau berani mencoba hal baru. Awalnya Saya anggap pujian yang diberikan adalah bentuk apresiasi positif atas pencapaian R,…

Mama Ngopi di Kota Hujan #1

Bagi Saya yang seorang Mama – ber toddler dan apa-apa diurus sendiri – ini, kopi menjadi sahabat yang mampu diandalkan untuk menyelesaikan tugas sehari-hari yang seringkali bikin K.O. Secangkir kopi adalah senjata ampuh dalam menjaga kewarasan dan mood Saya di level normal. Proses menyeduhnya saja sudah bikin Saya happy, belum lagi ketika mencium harum dan…

My – OCD – Motherhood Journey

Menjadi ibu adalah pengalaman rasa yang kompleks. Ada bahagia dan sedih, ada sabar dan marah, ada bangga dan kecewa, serta ada pahit dan manis. Banyak kebahagiaan yang didapat namun banyak juga cucuran air mata. Semua terjadi bersamaan, datang dan pergi silih berganti tanpa bisa kita prediksi. Bagi Saya yang memiliki OCD (Obessive Compulsive Disorder) sejak…

Mari Bersatu, Karena Kita Seorang Ibu

Kondisi tanah air belakangan ini penuh dengan ujian; ujian akan perbedaan dan ujian akan ketabahan. Isu intoleransi dan praktik politik pecah belah semakin memanas disetiap lapisan sosial masyarakat, termasuk dikalangan ibu-ibu. Timeline sosmed saya penuh dengan postingan opini para ibu yang saling berseberangan dan saling bully. Postingan yang bersifat provokatif, sarkastis dan penuh amarah kepada…

Hunting Sekolah (bagus) Untuk Anak – Part 1

Milestone saya sebagai rookie mommy sudah pada tahapan hunting sekolah untuk anak. Jujur saja, meskipun baru hunting preschool/TK tapi ini momen yang penuh dilema dan baper banget buat saya. Why? Karena rasanya tuh baru kemarin saya ngajarin si kecil jalan dan menyapih, kenapa sekarang sudah mau sekolah aja ya. Terus, saya ini kan tipe helicopter…

Kekuatan Dari Berbagi

Di usia Saya yang ke-33 pada bulan Oktober kemarin, pertanyaan ini pun muncul kembali dalam diri Saya. Pertanyaan kontemplatif tentang manfaat apa yang sudah Saya berikan bagi sesama. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain, yang kehadirannya membawa kebaikan dan mampu menjadi perantara Nya dalam menebar kebaikan di muka bumi. Tiba-tiba teringat…